Promo Kaos Ko Becik DNA

Promo Kaos Ko Becik DNA


Budaya Asli Indonesia, Kaos Wayang Asli Karya Indonesia sekaligus untuk melestarikan budaya asli Indonesia.

Di bawah ini adalah kondisi bagian depan toko kami sehingga Anda bisa melihat kondisi toko kami bagian depan dengan melihat foto ini.








Jenis-jenis bahan/kain untuk kaos dan karakteristiknya.

1. Cotton atau Katun
Berdasarkan spesifikasi benang, jenis kain Cotton/katun ini dibagi menjadi 3 macam: Cotton Combed / Cotton Carded / Cotton Bamboo


Cotton Combed
Bahan baku: serat kapas
Karakteristik: Serat benang lebih halus (soft), Hasil Rajutan dan permukaan kaos lebih merata.
Daya tahan terhadap shrinkage (susut): baik

Cotton Bamboo
Bahan baku: serat kapas
Karakteristik: Serat benang lebih halus dan jatuh (soft), Hasil Rajutan dan permukaan kaos lebih merata.
Daya tahan terhadap shrinkage (susut): baik

Cotton Carded
Bahan baku: serat kapas
Karakteristik: Serat benang kurang halus, Hasil Rajutan dan penampilan kurang rata.
Daya tahan terhadap shrinkage (susut): kurang

Karena terbuat dari serat kapas, kedua jenis Cotton ini bisa menyerap keringat

2. Teterton Cotton (TC)
Bahan baku: 35% cotton combed dan 65% teterton/polyester
Karakteristik: jika dibanding bahan Cotton, bahan/kain TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan.
Daya tahan terhadap shrinkage (susut): bagus

3. Cotton Viscose (CVC)
Bahan baku: 55% cotton combed dan 45% viscose
Karakteristik: menyerap keringat meskipun tidak sebaik TC dan jauh dibawah Cotton
Daya tahan terhadap shrinkage (susut): baik

4. Polyester dan PE
bahan baku: serat sintetis yang dibuat dari fyber poly atau bijih plastik
karakteristik: terlihat mengkilap, panas jika dipakai, tidak bisa menyerap keringat
daya tahan terhadap shrinkage (susut): bagus

Kain dengan kualitas distro tentu saja lebih tinggi dibandingkan dengan kain standard karena memiliki beberapa kelebihan diantaranya lebih tahan terhadap shrinkage dan warna yang lebih tahan lama luntur.

Selain bahan baku pembuatan, kain juga dibedakan bedasarkan ketebalan benangnya yang berpengaruh terhadap ketebalan kain itu sendiri.

Ketebalan benang yang biasa digunakan untuk membuat kain adalah 18s, 20s, 24s, 30s dan 40s.

Benang yang paling tebal adalah benang 18s, meskipun kain yang menggunakan benang 18s sangat jarang karena harus pesan langsung ke pabrik.

Ketebalan benang selanjutnya adalah 20s, diikuti benang 24s, lalu 30s, dan benang yang paling tipis adalah benang 40s.

Artinya, bahan yang paling nyaman untuk dibuat kaos adalah Cotton Combed 1 dengan ketebalan benang 24s.

Bahan inilah yang kami gunakan untuk membuat kaos. Meskipun bahan Cotton Combed 1 dengan benang 40s lebih mahal dibandingkan dengan bahan yang lain, kami tetap menawarkan kaos murah berkualitas yang dibuat dari kain Cotton Combed 1 40s.

Memang sih daya tahan susut (shrinkage) Combed tidak sebaik kain polyester, tapi apalah artinya awet jika agan/sista jarang memakainya karena panas dan tidak nyaman dipakai??

Angka dari 20, 24, 30, 40 adalah tipe benang yang digunakan dalam proses perajutan menjadi bahan kain. Banyak konsumen yang belum mengetahui apa arti dari 20s, 24s, 30s, dan 40s. seperti yang kita ketahui semakin kecil angka tersebut maka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud, tetapi angka tersebut tidak 100% bisa memastikan ketebalan pada bahan kaos di antara produsen-produsen bahan katun karena ukuran bisa saja berbeda dari produsen satu ke produsen yang lainnya. Untuk huruf “s”dibelakang pada angka disebut single knitt/jarum tunggal atau double knitt/jarum ganda adalah jenis tipe rajutan pada bahan kaos.

Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi 180-220gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal

Benang 24 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi 170-210gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal

Benang 30 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi 140-160gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal dan 210-230gr/m2 untuk jenis rajutan jarum ganda.

Benang 40 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan 110-120gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal dan 180-120gr/m2 untuk jenis rajutan jarum ganda.

Note : Gramasi adalah ukuran dari berat kain dengan satuan gram/m2.



Menilai kualitas jahitan

Walaupun bahan kaos terlihat sangat sederhana, tetapi ada beberapa hal yang membedakan kualitas jahitannya, semakin baik kualitas jahitan akan semakin terlihat rapi dan tidak merusak bahan pada kaos. Bagian jahitan kaos yang perlu diperhatikan adalah pada bagian kerah dan bawah kaos, jika jahitan rapi dengan antarjahitan sama dan sisa-sisa di ujung jahitan tidak meninggalkan benang-benang pendek maka kualitas jahitan kaos sangat baik.

Sumber informasi penjelasan di atas dari kaosyes dan kaosmurahbandung

Informasi harga kaos Ko Becik DnA di tempat lain.












#wayang #khasindonesia #karyaindonesia #indonesia  #indonesiaasli #kaosmurah #kaosonlinemurah #produkmurah #blitar #aslikhasblitar #asliindonesia #produkasliindonesia #karyanusantara #karyaindonesia #asliindonesia #kaoswayang #produkmurahoriginal #produkasliblitar #produkindonesia #produksehat #produksehatalami #produkhalal #produkhalalmuslim #kaosbudayaindonesia #budayaindonesia #yogyakarta #kaumansrengat


Informasi tentang beberapa produk kami dengan kualitas terbaik. dengan kaos yang dibuat dari jenis kain yang digunakan untuk membuat kaos ko' becik DNA adalah Cotton Combed 24s dengan Printing Type yaitu Rubber/Karet sehingga kuat dan tahan lama. Harga normal untuk konsumen Rp 60.000,- (belum termasuk ongkos kirim dari Kota Blitar, Jawa Timur). Ada juga yang menjual dengan harga di atas Rp 80.000,-.


Harga 1 Pcs kaos Rp 60.000,- (belum ongkos kirim) khusus para reseller atau dropshipper.

Kaos berbahan Cotton Combed 24s dengan Printing Type yaitu Rubber/Karet sehingga kuat dan tahan lama.

Hubungi : 082226009834 (WA Only)

Menerima Pendaftaran Reseller atau Dropshipper

Komisi setiap 1 kaos bagi dropshipper atau reseller yaitu Rp 20.000,- dari harga konsumen Rp 80.000,- karena harga dropshipper atau reseller yaitu Rp 60.000,- ini. Anda boleh menjual ke konsumen di atas Rp 80.000,-.